Perkebunan Kelapa Sawit Di Jambi Ramah Lingkungan

INDONESIASATU.CO.ID:Indonesia Satu – JAMBI : Mengelimir munculnya stigma – penilain negatif – yang tidak menguntungkan, Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mengimplementasikan penegelolaan perkebunan kelapa sawit yang merupakan sumber perekonomian masyarakat di Jambi ramah lingkungan. "Ada berbagai rintangan dan masalah dalam pengembangan komoditas perkebunan kelapa sawit. Berbagai stigma muncul baik secara regional, nasional dan internasional, yang terkait isu kerusakan lingkungan, permasalahan lahan dan hubungan sosial yang kurang harmonis dengan masyarakat sekitar perusahaan," terang Fachrori saat menjamu Executive Oil Palm Program for Ambassadors, di Jambi, Senin malam(16/04). Fachrori mengungkapkan, dalam rangka mengantisipasi stigma negatif tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi telah berkomitmen untuk mengimplementasikan sistem pengelolaan kelapa sawit yang ramah lingkungan. Antara lain, dalam pembukaan lahan tanpa cara membakar, penggunaan pupuk dan pestisida yang sesuai ketentuan, serta penerapan sistem mekanisasi yang baik. Disebutkan Fachrori, sub sektor perkebunan merupakan penggerak utama pembangunan ekonomi di Provinsi Jambi. Sedikitnya, 629.836 petani yang bercocok tanam dibidang perkebunan kelapa sawit dengan jumlah areal 1,4 juta hektare. "Perkebunan kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan yang dominan, serta memegang peranan penting dan posisi yang strategis di Provinsi Jambi, ini dapat dilihat dari peningkatan ekonomi masyarakat di daerah pusat perkebunan," ujar Fachrori. Ditambahkannya, perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi didukung iklim yang cocok, infrastruktur yang memadai, potensi pasar dan budaya masyarakat sendiri. Sebab itu, pembangunan perkebunan kelapa sawit harus dipertahankan secara berkelanjutan, tata cara kelola yang benar dengan memperhatikan unsur ramah lingkungan. "Saya berharap dengan menyaksikan langsung praktek perkebunan kelapa sawit di Jambi, para pemangku dan staf kedutaan besar Uni Eropa dapat membantu menjawab black campaign terhadap perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi,” jelasnya. (permato)
  • Whatsapp

Index Berita