Pegawai Bolos Tetap Disanksi

INDONESIASATU.CO.ID:SEKRETARIS Daerah Provinsi Jambi H.M.Dianto mengatakan tingkat kehadiran aparatur sipil negara pascalibur Idul Fitri 1439 mencapai 98 persen. Kendati terbilang cukup besar, bagi pegawai yang bolos tanpa surat keterangan nan jelas tetap akan diberi sanksi sesuai aturan berlaku. Pernyataan itu disampaikan M.Dianto saat memimpin apel pagi pertama setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M di lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, di Lapangan Dalam Kantor Gubernur Jambi, Kamis (21/6). Usai apel, Sekda melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Kehadiran Pegawai Pasca Libur Idul Fitri di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jambi, Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Provinsi Jambi, Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jambi dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi. Sekda mengemukakan, secara keseluruhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Setda Provinsi Jambi yang hadir dalam apel pagi pertama setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M sudah baik dengan persentase sebesar 98 persen, meskipun masih ada ASN di beberapa Biro tidak hadir karena sakit, cuti maupun tanpa keterangan. "Saya sengaja langsung memimpin apel pagi pertama tadi dan meminta setiap Kepala Biro untuk melaporkan jumlah staf yang hadir pada hari pertama ini. Alhamdulillah, jumlah ASN yang hadir mencapai angka 98 persen meskipun masih ada beberapa yang belum hadir," ujar Sekda. Sekda mengungkapkan, ASN yang sakit harus melengkapi dengan surat sakit dan ASN yang tanpa keterangan akan diberikan sanksi seusai dengan Peraturan Pemerintah nomor 53 Tahun 2010 dan dilaporkan kepada Baperjakat. "Secara keseluruhan sidak yang kita lakukan hari ini ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Jambi sudah baik dengan persentase 98 sampai 99 persen. Dari semua sidak yang dilakukan, untuk Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi yang terbaik karena tidak ada yang tanpa keterangan," terang Sekda.(jupriko)
  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita