H-10 Jalur Mudik Di Jambi Dipastikan Mulus

INDONESIASATU.CO.ID:JALAN nasional sepanjang 1.300 kilometer yang melintasi wilayah Provinsi Jambi, dipastikan mulus dan nyaman dilalui pemudik pada H-10 Idul Fitri tahun 2018 . Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin meyakinkan itu menjawab Media Indonesia seusai memimpin Rapat Koordinasi Pemantauan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan untuk Jalur Lebaran 2018 bersama Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV bersama jajaran Dirlantas Polda Jambi, Dinas Perhubungan, PUPR, Jasa Raharja serta stake horder terkait, jajaran pemerintah dan stake holder terkait di Jambi, Rabu (30/5). “Saya sudah berkeliling, semua jalur lebaran di Jambi sudah kita lewati. Kondisinya relatif bagus, baik di jalur lintas timur maupun lintas tengah. Ada memang beberapa kerusakan kecil, tetapi itu saat ini sedang dibenahi untuk memaksimalkan kenyamanan masyarakat, baik saat mudik maupun saat arus balik,” ungkap Syarif. Memperkuat keyakinan Syarif, Kepala BPNJ IV Junaidi kepada wartawan menjelaskan, sebagian besar kerusakan ruas jalur Lebaran di Jambi sudah ditangani. “Kita sudah bekerja siang dan malam, untuk menciptkan kondisi jalur lebaran di Jambi nyaman dan aman. Kita butuh waktu seminggu lagi untuk menutupi lobang-lobang kecil yang masih tersisa. Insya Allah, pada H minus 10 kemantapan jalur Lebaran di Jambi bisa dinikmati pemudik,” ujar Junaidi. Junaidi menambahkan, selain melibatkan penuh personil di jajaran BPJN IV, untuk memberi pelayanan terbaik bagi pengguna jalan di masa arus mudik maupun arus balik Lebaran 2018, pihaknya merangkul segenap stake holder terkait di Jambi. Antara lain jajaran Dirlantas Polda Jambi, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Jasa Raharja, termasuk awak media di Jambi. Salah satu kerja sama yang mencuat pada rapat koordinasi Rabu siang itu adalah, penyediaan posko terpadu untuk mendukung kenyamanan, keselamatan para pemudik di sejumlah titik ruas jalan naional yang melintasi Jambi. Sementara itu, mengatisipasi ancaman tanah longsor yang dikhawatirkan terjadi selama masa mudik dan arus balik, pihak BPJN IV didukung kontraktor yang peduli, menyiagakan sejumlah peralatan berat di ruas jalur Lebaran yang dinilai rawan. “Yang kita antisipasi yakni jalur antara Kabupaten Merangin menuju Kerinci, dan dari Kerinci menuju Tapan perbatasan Sumatera Barat. Kita siagakan saat ini empat unit alat berat. Ya kita berharap jangan sampai terjadi longsorlah, biar masyarakat yang menikmati Lebaran tahun ini terasa nyaman,” ungkas Junaidi didampingi dua pembantunya, yakni Andre Sirait (Satker Wilayah I) yang menghandel jalur lintas timur, dan Hendri Jamal, Satker Wilayah II untuk jalur lintas tengah Sumatera. (permato)
  • Whatsapp

Index Berita